<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fajrin Blog</title>
	<atom:link href="http://fajrin.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajrin.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 12:38:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fajrin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fajrin Blog</title>
		<link>http://fajrin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fajrin.wordpress.com/osd.xml" title="Fajrin Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fajrin.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Babi&#8230;</title>
		<link>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/12/babi/</link>
		<comments>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/12/babi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 12:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajrin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajrin.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Tidak dipungkiri lagi orang sering meremehkan masalah daging babi! Ada kalanya menganggap bahwa alasan pengharaman karena cacing pita! Lha, kalo direbus hingga matang, khan cacing pitanya mati berarti terus jadi HALAL??? KENYATAAN DI LAPANGAN Babi banyak tersedia di pasaran karena: Pertumbuhan babi relatif gampang (tidak sesulit dan selama pertumbuhan sapi, kuda, dll.) Dengan ransum yang jelek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajrin.wordpress.com&amp;blog=194662&amp;post=80&amp;subd=fajrin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak dipungkiri lagi orang sering meremehkan masalah daging babi! Ada kalanya menganggap bahwa alasan pengharaman karena cacing pita!</p>
<blockquote><p>Lha, kalo direbus hingga matang, khan cacing pitanya mati berarti terus jadi HALAL???</p></blockquote>
<p><strong>KENYATAAN DI LAPANGAN<br />
</strong></p>
<p><strong><em>Babi banyak tersedia di pasaran karena:</em></strong></p>
<ul>
<li>Pertumbuhan babi relatif gampang (tidak sesulit dan selama pertumbuhan sapi, kuda, dll.)</li>
<li>Dengan ransum yang jelek (poor-diet), anak babi tetap dapat tumbuh dengan baik.</li>
<li>Pakan babi mudah didapat, tidak pilih-pilih, bahkan dapat menggunakan limbah rumah tangga, dll.</li>
<li>Babi betina bersifat prolifik (mampu beranak banyak sekali bunting), bahkan sekali melahirkan dapat langsung menghasilkan 12 bayi babi sekaligus!&#8221;</li>
<li>Dapat dimanfaatkan dalam aneka industri, termasuk : industri kosmetik, farmasi (obat, hormon, enzym), dll.</li>
</ul>
<p><strong><em>Daging babi memberikan manfaat yang sangat banyak:</em></strong></p>
<ul>
<li>Sebagai SUMBER PROTEIN HEWANI yang sangat baik</li>
<li>Daging babi empuk, seratnya lembut, dan lezaaat!? Sehingga banyak disukai konsumen.</li>
<li>Banyak tersedia di pasaran dan tersebar di hampir seluruh pasar tradisional.</li>
<li>Harga daging babi jauh lebih murah daripada daging sapi, dll.</li>
<li>Dapat diolah sebagai bahan PENGEMULSI produk-produk olahan makanan yang cukup baik :</li>
<li>Lesitin babi banyak tersedia di pasaran sebagai bahan pengemulsi adonan roti, coklat, dll.</li>
<li>Emulsifier E471 banyak dipakai di roti tawar, coklat, dll.</li>
</ul>
<p><strong><em>Lemak babi (lard) sering dipergunakan dalam aneka masakan, seperti :<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<ul>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Bakso dan bakmi : dicampurkan sebagai kuah pelezat.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Mie instant : dipakai sebagai penyedap sehingga aromanya menjadi lebih semerbak.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Kue dan roti (bakery) : dipakai sebagai pemberi sensasi lezat, gurih, liat, legit, dan beraroma sedap.</span></li>
</ul>
<p><strong><em>Tulang babi memberikan manfaat yang signifikan pada berbagai macam industri, seperti:</em></strong></p>
<ul>
<li>Industri pariwisata : patung/souvenir tulang babi di P.Dewata Bali</li>
<li>Industri makanan / minuman : arang tulang babi sebagai filter air mineral, gelatin permen kenyal, dll.</li>
<li>Industri obat : gelatin sebagai bahan soft kapsul obat, dll. Dari babi, gelatin terutama diambil dari : tulang dan kulit.</li>
<li>Industri pertukangan : sebagai bahan lem</li>
</ul>
<p><strong><em>KULIT BABI</em></strong><br />
Kulit babi dapat dipakai pada industri kulit : tas, sepatu, dompet, dll.</p>
<p><strong><em>KOTORAN BABI<br />
</em></strong> Kotoran babi sering  dipakai sebagai pupuk tanaman apel di Jepang dan bertanggung jawab pada warna merah merekah kulit apel Jepang. Itulah salah satu jasa kotoran/feses babi! Juga sebagai pupuk sayuran di Baturraden, Wonosobo, Temanggung</p>
<p><strong><em>UNTUK APA BULU BABI DIIMPOR?</em></strong></p>
<ul>
<li>Bulu putih/hitam babi banyak dipakai sebagai bahan BULU pada kuas, baik kuas roti, kuas cat tembok, kosmetik, dll.</li>
<li>Pada gagang kuas berbulu babi biasanya tertulis : Bristle, Pure Bristle, 100% China Bristle, dll.</li>
<li>Pada Webster&#8217;s Dictionary, salah satu makna Bristle adalah Pig Hair (Bulu Babi)</li>
</ul>
<p><strong><em>NUTRIEN BABI</em></strong><br />
Dari babi dapat diekstrak/diproduksi beberapa macam nutrien penting bagi manusia, seperti :</p>
<ul>
<li>Enzim pencernaan : Amylase, lipase, tripsin, pancreatin (dari saluran pencernaan babi), pepsin (dari lambung babi)</li>
<li>Mineral : calcium Stearate, magnesium stearat</li>
<li>Glyserin : softdrink, kosmetika (facial, hand &amp; body lotion, sabun, dll.)</li>
<li>Glycerols</li>
</ul>
<p><strong><em> ORGAN DALAM BABI<br />
</em></strong> Organ dalam babi ternyata buanyak juga manfaatnya bagi manusia, seperti beberapa contoh berikut :</p>
<ul>
<li>Usus babi : diapakai sebagai selongsong sosis, benang jahit luka (dulu cat gut/usus kucing).</li>
<li>Jantung dan ginjal babi : sering ditransplantasikan (xeno-transplantation) untuk menggantikan jantung dan ginjal manusia yang rusak.</li>
<li>Placenta (selaput pembungkus foetus/janin) : dipakai di kosmetika (facial, hand &amp; body lotion), dll.</li>
</ul>
<p>Nah,<br />
ternyata manfaat babi<br />
uuamat sangat banyak!</p>
<p>Tapi Allah Swt. telah mengharamkan BABI</p>
<p>KENAPA BABI DIHARAMKAN ?!</p>
<p>Allah Swt. jelas telah MENGHARAMKANNYA</p>
<ul>
<li><strong>QS. Al Baqoroh : 173</strong> &#8220;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, <strong><em>daging babi,</em></strong> dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221;</li>
<li><strong>QS. Al Maa&#8217;idah  : 3</strong> &#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, <strong><em>daging babi</em></strong>, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221;</li>
<li><strong>QS. Al An `Aam  : 145 </strong>&#8220;Katakanlah: &#8220;Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau <strong><em>daging babi </em></strong>&#8211; karena sesungguhnya semua itu kotor &#8212; atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;.&#8221;</li>
<li><strong>QS. An Nahl  : 115</strong> &#8220;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, <strong>daging babi</strong> dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221;</li>
</ul>
<p>Rasulullah SAW. juga telah menegaskan Banyaknya temuan-temuan scientific (ilmiah), medis, maupun realita di lapangan mengenai besarnya <em>madhorot</em> daging babi.</p>
<p><strong>BETAPA BESARNYA MADHOROT DAGING BABI:<br />
</strong><strong><em> Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor<br />
</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<ul>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Kotoran manusia pun dimakannya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering</span></li>
</ul>
<p><strong><em> Babi banyak punya tabiat yang tidak baik<br />
</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<ul>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan).</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Tidak tahan terhadap sinar matahari.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Jika tambah umur, jadi makin malas &amp; lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri).</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu, penelitian oleh A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds)</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (nah, ternyata menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi tsb merembes ke daging).</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Lemak punggung babi tebal. Babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. (Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya). Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, shg. secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.</span></li>
</ul>
<p><strong><em>Fakta-fakta yang membuat seseorang harus segera menjauhi babi<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<ul>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia,</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Kadang ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Ia memakan sampah, busuk-busukan, &amp; kotoran hewan.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar &amp; dalam waktu lama, jika dibiarkan.</span></li>
<li><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.</span></li>
</ul>
<p>Penelitian ilmiah modern di 2 negara Timur &amp; Barat, yaitu Cina dan Swedia :<br />
Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) &amp; Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:<br />
&#8220;Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus &amp; kolon&#8221;.</p>
<p>Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India).</p>
<p>Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.</p>
<p>Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit, seperti : Virus Encephalitis, Virus Ebola, Virus H5N1, cacing pita, dll.</p>
<p>Virus Encephalitis menyerang otak kecil, Di Malaysia, virus ini pernah menghebohkan karena membunuh 90 orang hanya dalam waktu 60 hari.  Sekarang pemerintah Malaysia melokalisasi babi.</p>
<p>Daging babi adalah tempat persinggahan bagi beberapa jenis cacing yang berbahaya:</p>
<ul>
<li>Cacing pita (Taenia solium),</li>
<li>Cacing spiral (Trichinella spinalis),</li>
<li>Cacing tambang (Ancylostoma duodenale),</li>
<li>Cacing paru-paru (Paragonimus),</li>
<li>Fasciolepsis busci, Schistosoma japonicum,</li>
<li>Chlonorchis sinensis,</li>
<li>Erypsipelothrix sp., dll.</li>
<li>CACING PITA (Taenia solium)</li>
</ul>
<p>Larva &amp; cyste cacing pita babi dapat bermigrasi ke tubuh manusia melalui usus &amp; peredaran darah. Apabila manusia memakan daging babi yg tidak dimasak dgn baik, maka larva-larva cacing akan masuk, menempel pada dinding, dan berkembang biak di usus manusia. Cacing-cacing tsb. akan menyedot sari-sari makanan. Akibatnya : anemia (kurang darah), gangguan pencernaan, diare, histeria, mudah kaget, dll</p>
<p>Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas</p>
<p>SEBENARNYA</p>
<p>Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 oC lebih-lebih bila dimasak<br />
hingga mendidih. Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi &amp; tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong). dan Bagaimana pula kasus tewasnya tentara-tentara Israel ?</p>
<p>Dr. Muhammad Abdul Khair (Buku : Ijtihâdât fi at Tafsîr al Qur&#8217;an al Karîm) hal. 112 : &#8220;Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing Trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi tersebut&#8221;.</p>
<p>Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman penulis  buku &#8220;Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman&#8221; (p. 130-131): Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga :<br />
Dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang : kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.</p>
<p>Bukankah sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang pada musim panas karena medium babi</p>
<p>Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid, penulis  buku &#8220;Rahasia Kesehatan Nabi&#8221; menuliskan (p. 186-199): Persentase kandungan lemak beberapa jenis daging Jenis daging    Persentase kandungan lemak</p>
<pre>               Gemuk          Sedang     Kurus
Daging babi      91             60        29
Daging sapi      35             20         6
Daging domba     56             29        14</pre>
<p>Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun<br />
daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol!</p>
<p>Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit :<br />
pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.</p>
<p>Oleh karena itu,<br />
Wahai Saudaraku yang aku cintai karena Allah</p>
<p>Marilah kita berhati-hati terhadap setiap makanan yang kita santap!</p>
<p>Apalagi yang masuk dalam tubuh anak &amp; keluarga kita!<br />
Janganlah kesuciannya dirusak dengan makanan HARAM!</p>
<p>Mari kita antar keluarga kita ke surga!<br />
Dengan tidak memakan &amp; memakai produk haram!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajrin.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajrin.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajrin.wordpress.com&amp;blog=194662&amp;post=80&amp;subd=fajrin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/12/babi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/98e89c78b5c8cc38c27efa1a11055ffe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fajrin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Korupsi di Daerah</title>
		<link>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/09/korupsi-di-daerah/</link>
		<comments>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/09/korupsi-di-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 05:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajrin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Save Our Nation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajrin.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Pertama-tama saya ingin mengucapkan &#8220;congratulations&#8220;&#8230;  selamat bagi sahabat-sahabatku yang sudah diterima bekerja baik di sektor pemerintahan maupun sektor swasta, ataupun yang memilih untuk berwira usaha. Sebagai pemain baru tentunya sahabat-sahabatku sekalian ingin sekali memiliki jabatan dan penghasilan yang &#8220;SUKSES&#8221;&#8230; sangat sedikit sekali kesuksesan diraih tanpa bekerja keras, namun kadang kala ada jalur instan yang ditawarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajrin.wordpress.com&amp;blog=194662&amp;post=69&amp;subd=fajrin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama-tama saya ingin mengucapkan &#8220;<em>congratulations</em>&#8220;&#8230;  selamat bagi sahabat-sahabatku yang sudah diterima bekerja baik di sektor pemerintahan maupun sektor swasta, ataupun yang memilih untuk berwira usaha. Sebagai pemain baru tentunya sahabat-sahabatku sekalian ingin sekali memiliki jabatan dan penghasilan yang &#8220;SUKSES&#8221;&#8230; sangat sedikit sekali kesuksesan diraih tanpa bekerja keras, namun kadang kala ada jalur instan yang ditawarkan seorang atasan kepada bawahannya dengan iming-iming jabatan ataupun penghasilan yang sepertinya &#8220;SUKSES&#8221;&#8230;</p>
<p>Sudah menjadi sifat manusia selalu tidak puas akan apa yang sudah didapatkan, agar kita tidak terjebak  ikut menikmati hasil tindak pidana korupsi, baik di pemerintahan maupun swasta, berikut ini dikemukakan 18 modus korupsi (khusus bagian pemerintahan bersumber dari KPK, untuk swasta bersumber dari penulis warta), yaitu :</p>
<p>(1) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Pengusaha menggunakan pengaruh pejabat pusat untuk &#8220;membujuk&#8221; Kepala Daerah/Pejabat Daeerah mengintervensi proses pengadaan dalam rangka memenangkan pengusaha, meninggikan harga atau nilai kontrak, dan pengusaha tersebut memberikan sejumlah uang kepada pejabat pusat maupun daerah.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan yang ditunjuk dalam proyek pengadaan barang / jasa di perusahaan mendekati rekanannya dan berjanji menggunakan jasa atau barangnya asal harga barang atau nilai kontrak ditinggikan untuk masuk kantong pribadi.</p></blockquote>
<p>(2) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Pengusaha mempengaruhi Kepala Daerah/Pejabat Daerah untuk mengintervensi proses pengadaan agar rekanan tertentu dimenangkan dalam tender atau ditunjuk langsung, dan harga barang/jasa dinaikkan (<em>mark up</em>), kemudian selisihnya dibagi-bagikan</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan memenangkan rekanan tertentu dalam tender atau menunjuknya secara langsung dan harga barang/jasa dinaikkan (di-mark up) untuk masuk kantong sendiri.</p></blockquote>
<p>(3) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Panitia pengadaan membuat spesifikasi barang yang mengarah ke merk atau produk tertentu dalam rangka memenangkan rekanan tertentu dan melakukan <em>mark up </em>harga barang atau nilai kontrak.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan membuat spesifkasi barang yang mengarah pada merek produk atau spesifikasi tertentu untuk memenangkan rekanan tertentu, dengan maksud mendapatkan keuntungan pribadi dengan melakukan mark up harga barang dan nilai kontrak.</p></blockquote>
<p>(4) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah/Pejabat Daerah memerintahkan bawahannya untuk mencairkan dan menggunakan dana/anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya kemudian mempertanggungjawabkan pengeluaran dimaksud dengan menggunakan bukti-bukti yang tidak benar atau fiktif.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan menggunakan dana/anggaran dari pos yang tidak sesuai dengan peruntukannya, lalu membuat laporan fiktif.</p></blockquote>
<p>(5) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah/Pejabat Daerah memerintahkan bawahannya menggunakan dana/uang daerah untuk kepentingan pribadi koleganya, atau untuk kepentingan pribadi kepala/pejabat daerah ybs, kemudian mempertanggungjawabkan pengeluaran-pengeluaran dimaksud dengan menggunakan bukti-bukti yang tidak benar, bahkan dengan menggunakan bukti-bukti yang kegiatannya fiktif.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi dengan membuat pertanggungjawaban fiktif.</p></blockquote>
<p>(6) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah menerbitkan peraturan daerah sebagai dasar pemberian upah pungut atau honor dengan menggunakan dasar peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi yang tidak berlaku lagi.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: -.</p></blockquote>
<p>(7) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Pengusaha, pejabat eksekutif, dan pejabat legislatif daerah bersepakat melakukan ruislag atas aset Pemda dan melakukan <em>mark down </em>atas aset Pemda serta <em>mark up </em>atas aset pengganti dari pengusaha/rekanan.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em><em> </em>: Manajer atau karyawan menjual aset perusahaan dengan laporan barang rusak atau sudah tidak berfungsi lagi.</p></blockquote>
<p>(8) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Para Kepala Daerah meminta uang jasa (dibayar dimuka) kepada pemenang tender sebelum melaksanakan proyek.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan meminta uang jasa dibayar di muka kepada rekanan sebelum melaksanakan proyek.</p></blockquote>
<p>(9) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah menerima sejumlah uang dari rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan menerima sejumlah uang atau barang dari rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.</p></blockquote>
<p>(10) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah membuka rekening atas nama kas daerah dengan specimen pribadi (bukan pejabat dan bendahara yang ditunjuk), dimaksudkan untuk mepermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau kepala bagian membuka rekening atas nama perusahaan dengan specimen pribadi untuk mempermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur.</p></blockquote>
<p>(11) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah meminta atau menerima jasa giro/tabungan dana pemerintah yang ditempatkan pada bank.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau bagian keuangan meminta atau menerima jasa giro/tabungan dana perusahaan yang ditempatkan di bank atau menempatkan dana perusahaan di bank atau pasar modal atas nama pribadi.</p></blockquote>
<p>(12) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah memberikan izin pengelolaan sumber daya alam kepada perusahaan yang tidak memiiki kemampuan teknis dan finansial untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau kepala bagian atau karyawan menyewakan atau mengswakelola aset perusahaan dan hasilnya masuk ke kantong sendiri(13) Kepala Daerah menerima uang/barang yang berhubungan dengan proses perijinan yang dikeluarkannya.</p></blockquote>
<p>(13) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah menerima uang/barang yang berhubungan dengan proses perijinan yang dikeluarkannya.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan menerima uang/barang sehubungan dengan tugas dan pekerjaannya dari pihak ketiga yang diuntungkan olehnya.</p></blockquote>
<p>(14) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah/keluarga/kelompoknya membeli lebih dulu barang dengan harga yang murah kemudian dijual kembali kepada instansinya dengan harga yang sudah di-<em>mark up.</em></p>
<blockquote><p><em><em><strong>Swasta</strong></em><span style="font-style:normal;">: </span></em>Manajer atau karyawan membeli barang dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali kepada perusahaan dengan harga yang di-mark up.</p></blockquote>
<p><em><br />
</em></p>
<p>(15) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah meminta bawahannya untuk mencicilkan barang pribadinya menggunakan anggaran daerahnya.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan mencicil harga barang pribadinya dengan menggunakan uang kantor.</p></blockquote>
<p>(16) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah memberikan dana kepada pejabat tertentu dengan beban kepada anggaran dengan alasan pengurusan DAU/DAK.</p>
<blockquote><p><em>Swasta</em>: -.</p></blockquote>
<p>(17) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah memberikan dana kepada DPRD dalam proses penyusunan APBD.</p>
<blockquote><p><em>Swasta</em>: -.</p></blockquote>
<p>(18) <em><strong>Pemerintahan</strong></em>: Kepala Daerah mengeluarkan dana untuk perkara pribadi dengan beban anggaran daerah.</p>
<blockquote><p><em><strong>Swasta</strong></em>: Manajer atau karyawan menggunakan dana untuk keperluan pribadi dengan beban perusahaan.</p></blockquote>
<p>Semoga kutipan artikel diatas bermanfaat bagi kita semua&#8230;</p>
<p>Akhir kata saya ingin mengutip  surat Al Fajr ayat 14..</p>
<blockquote><p>إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ</p>
<p><strong>Inna rabbaka la bi al-mirsad</strong></p>
<p><em>Verily, your Lord is ever watchful</em></p>
<p><em>Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi</em></p></blockquote>
<p>Segala perilaku kita mungkin dapat lolos dari pengawasan manusia, tetapi tidak dari pengawasan tuhan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajrin.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajrin.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajrin.wordpress.com&amp;blog=194662&amp;post=69&amp;subd=fajrin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajrin.wordpress.com/2010/03/09/korupsi-di-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/98e89c78b5c8cc38c27efa1a11055ffe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fajrin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
